Memberikan materi di SMAN 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar saat Pengabdian Kepada Masyarakat Program PKM DPPM Kemdiktisaintek 2026SIAK HULU–Sejumlah dosen Universitas Riau (Unri) menunjukan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas Pendidikan di Provinsi Riau. Mereka yakni, Prof. Dr. Erwin, M.Sc, Prof. Dr. Saryono, M.Si dari Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) serta Dr. Anhar, M.T dari Fakultas Teknik (FT), melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMAN 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau, dari bulan Juni hingga Agustus 2026 ini.
Melalui program Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI tahun 2026 melaksanakan PKM yang diikuti 11 orang guru IPA SMAN Siak Hulu, dengan tema PEMBUATAN IRON SAND SEPARATOR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN GURU-GURU IPA SMAN 4 SIAK HULU TENTANG KEMAGNETAN.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4: Pendidikan Berkualitas, yaitu: Peningkatan Pemahaman Konsep KEMAGNETAN dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas (SDGs 4) bagi guru-guru IPA SMAN 4 Siak Hulu.
Kegiatan yang melibatkan 3 dosen dan 2 orang mahasiswa Universitas Riau ini,secara langsung berbagi ilmu dalam bidang kemagnetan dan aplikasi iron sand separator (ISS) untuk memisahkan partikel oksida besi dan non oksida besi dari pasir alam di sekitar sekolah seperti Sungai Kampar dan Logas.
Acara PKM ini dibuka secara resmi oleh kepala SMAN 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau,Juprizon,S.Pd,MM. Dalam sambutanya beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi pada dosen Pengabdi dari FMIPA dan FT Universitas Riau dalam meningkatkan kompetensi guru dibidang Fisika, Kimia dan elektro.

Guru-guru peserta PKM Dosen Unri di SMN 4 Siak Hulu memperhatikan materi yang disampaikan nara sumber dengan seksama (ist)
"Kegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas guru-guru IPA, yang akhirnya mampu mentransfer ilmunya kepada siswa dan dapat menghasilkan lulusan SMA yang unggul," katanya.
Juprizon, S.Pd, MM lebih jauh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena guru guru IPA disekolahnya dipilih sebagai mitra pada kegiatan PKM tersebut.
"Ini merupakan kegiatan PKM yang sangat baik bagi SMAN 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar dalam peningkatan kualitas guru-guru IPA sebagi mitra PKM UNRI. Kami berterimakasih karena dapat memfasilitasi kegiatan yang dihadiri oleh Tim PKM FMIPA -FT Universitas Riau. Semoga kegiatan PKM ini terus berlanjut untuk PKM lainnya supaya pengajaran IPA di kelas makin diminati oleh peserta didik khususnya kelas XII," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PKM FMIPA-FT Universitas Riau di SMAN 4 Siak Hulu, Prof. Dr. Erwin, M.Sc menegaskan bahwa PKM merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada program PKM ini, dosen menyampaikan materi PKM seperti teori kemagnetan, teori tentang ISS, prinsip kerja ISS, teori tentang oksida besi, kemudian diikuti oleh percobaan menggunakan alat ISS yang telah dibuat di laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Unri.
"Alat ini kemudian diserahkan ke SMA Negeri 4 Siak Hulu sebagai media pembelajaran di bidang fisika khususnya bidang kemagnetan," ungkapnya.
Prof. Erwin lebih jauh mengatakan, peningkatan kompetensi guru merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan pembelajaran fisika yang lebih menarik, dan berkualitas. "Kami berharap melalui kegiatan ini terjadi kerja sama antara Universitas Riau dengan SMAN 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar," ujar Prof. Erwin.
Selama kegiatan PKM berlangsung, para guru guru IPA SMAN 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar sebagai mitra PKM FMIPA-FT Unri mendapatkan teori tentang iron sand separator (ISS), prinsip kerja ISS, kemagnetan dan oksida besi dari pasir alam disekitar sekolah seperti Sungai Kampar dan Logas yang nantinya dapat diterapkan ketika pengajaran Fisika di kelas.
Selain pemberian teori dalam kegiatan PKM ini, Tim PKM Unri menyerahkan sebuat alat pemisah antar oksida besi dan non oksida besi yaitu iron sand separator kepada SMA Neg. 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar untuk dapat digunakan oleh siswa dalam memahami konsep kemagnetan sehingga membuka wawasan siswa mengenai kemagnetan di bidang sains dan teknologi.

Foto bersama dengan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah SMAN 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar.(ist)
Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini mendapat respons yang sangat positif ditandai dengan jumlah kehadiran yang baik sekali bagi mitra. Para guru guru sebagai mitra mengaku memperoleh banyak tambahan pengetahuan baru tentang ISS dan kemagnetan yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
Diharapkan guru guru IPA di sekolah ini dapat mentransfer ilmu yang diperoleh selama kegiatan PKM ini kepada para siswa, sehingga siswa semakin termotivasi untuk mempelajari sifat kemagnetan bahan secara umum dan termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi khususnya ilmu Fisika.
Melalui kegiatan ini, tim PKM FMIPA-FT Universitas Riau kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kemitraan Masyarakat (PKM) dengan SMAN 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar**
Berikut ini ditampilan Foto Kegiatan PKM diantaranya pemaparan materi teori tentang ISS, prinsip kerja ISS, teori kemagnetan dan oksida besi serta non oksida besi dari pasir alam disekitar sekolah (Sungai Kampar dan Logas)**
| Editor | : | jr |
| Kategori | : | Pendidikan |



01
02
03
04
05
